Sadis!!!! Pengeroyokan yang berujung Kematian- Suporter Persijia Meninggal Sebelum Laga Persib VS Persija


Pengeroyokan yang terjadi di Stadion Gelora Bandung Lautan Api(GBLA), Minggu 23 September berakhir dengan meninggalnya satu orang anggota Jakmania.

Korban diketahui bernama Haringga Sirila(23), warga Bangunusa RT 13/RW 03, Kelurahan Cengkareng Timur, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.

Peristiwa ini terjadi sebelum laga Persib Bandung VS Persija Jakarta berlangsung. Menurut keterangan dari kepolisian, lokasi pengeroyokan terjadi di luar stadion GBLA tepatnya di area parkir gerbang.

Korban yang dikejar-kejar sempat meminta tolong kepada tukang bakso. Namun, massa mengeroyok korban dengan menggunakan piring, balok kayu, botol, dan benda-benda lainnya sehingga korban meninggal dunia.

Kapolrestasbes Bandung Kombel Pol Irman Sugeman menyatakan bahwa pengeroyokan terhadap suporter Persija hingga meninggal adalah benar adanya.

Seperti yang dilansir dalam Kompas.com- Haringga datang sendirian dari Jakarta ke GBLA untuk menonton pertandingan tim kesayangannya, Persija Jakarta.

Pada saat itu Haringga sedang berjalan di area parkir ingin masuk ke dalam stadion GBLA. Namun, pada saat sejumlah suporter Persib Bandung mengetahui bahwa Haringga berasal dari Jakarta, mereka langsung mengeroyok korban hingga ia meninggal dunia.

Pada saat emosi massa telah reda, korban segera dilarikan ke rumah sakit untuk diotopsi di RS Sartika Asih Bandung.

Setalah insiden tersebut terjadi, polisi menangkap 10 orang terduka pelaku pengeroyokan Haringga hingga meninggal dunia.

Menurut informasi Kasatreskim Polrestabes Bandung AKBP M Yoris Maulana, lima dari kesepuluh tersangka telah mengaku terlibat dalam kasus pengeroyokan tersebut.

Namun setelah melihat kamera cctv yang ada di stadion GBLA, polisi kembali menangkap sekitar 16 orang. Dari jumlah itu, pihak kepolisian menetapkan delapan tersangka dengan umur yang bervariasi. Miris nya dari kedelapan orang itu ada dua orang pelaku pengeroyokan masih dibawah umur.

Delapan tersangka tersebut berdomisili di Bandung. Mereka terancam hukuman lebih dari 7 tahun penjara.

Namun penyidikan polisi belum selesai, diduga tersangka akan bertambah. Yoris menegaskan bahwa orang yang ikut dalam pengeroyokan segera menyerahkan diri sebelum dilakukan tindakan tegas.

Posting Komentar

0 Komentar